Pendampingan festival film kampung di Kota Cirebon: Studi kasus di RW 8 Larangan

Main Article Content

Farida Nurfalah
M. Nuruzzaman

Abstract

Festival Film Kampung merupakan sebuah inisiatif kreatif yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat lokal melalui media film. Proses pendampingan yang dilakukan sebagai peserta pada Festival Film Kampung yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Cirebon dengan pendekatan partisipatif. Pendampingan ini berhasil mendorong keterlibatan aktif warga dalam produksi film yang mengangkat nilai-nilai budaya dan isu-isu lokal sesuai dengan tema yang diangkat. Festival film kampung merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menciptakan ruang ekspresi budaya, memperkuat literasi media, sekaligus menghadirkan media alternatif yang merepresentasikan identitas lokal dalam berbagai tahapan: pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi film. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara, serta dokumentasi. Hasil menunjukkan pada tiga aspek utama yang meliputi kapasitas teknis masyarakat dalam produksi film yang meliputi penulisan naskah, pengambilan gambar, serta editing; pemberdayaan sosial yang memunculkan solidaritas, kepercayaan diri, dan rasa memiliki karya bersama; serta pengakuan eksternal yang berupa capaian Juara Umum pada Festival Film Kampung tingkat Kota Cirebon. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa sinergi antara akademisi dan komunitas mampu melahirkan karya kreatif berbasis kearifan. Hasil kegiatan tersebut juga menunjukkan diperlukan adanya peningkatan keterampilan teknis peserta, terbentuknya komunitas film kampung, serta meningkatnya kohesi sosial warga serta festival film kampung menjadi sarana pemberdayaan berkelanjutan.

Article Details

Section
Articles

References

Hafiar, H. (2019). Film dan Identitas Budaya Lokal: Representasi Masyarakat dalam Hajati, Rizky Pratama, Susie Perbawasari, and Hanny Hafiar. “MANAJEMEN AKTIVITAS MEDIA SOSIAL AKUN INSTAGRAM@ INDONESIABAIK. ID [Manajemen Aktivitas Media Sosial Akun Instagram@ Indonesiabaik. Id].” Metacommunication; Journal of Communication Studies 3(2).

Hidayat, Dasrun. 2023. “Nilai-Nilai Kearifan Lokal Pada Unsur Naratif Dan Sinematik Film Jelita Sejuba.” ProTVF.

McQuail, Denis. 1996. “Teori Komunikasi Massa: Suatu Pengantar.”

Nurfalah, Farida. 2007. “Pengaruh Tayangan Sinetron Religius Terhadap Perilaku Beragama Ibu Rumah Tangga Muslimah.” TEKNODIK: 39.

Rafiadi, Arrest Bupala, Raffi Febriansyah Nugraha, and Farida Nurfalah. 2025. “Analysis of the Film" Kukira Kau Rumah" as a Media for Mental Health Introduction.” Journal of Comprehensive Science (JCS) 4(7).

Kusuma, R. (2020). Partisipasi masyarakat dalam produksi film komunitas. Jurnal Komunikasi dan Media, 4(2), 55-68.

Nasrullah, R. (2018). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Siregar, D. (2021). Festival film sebagai ruang literasi media masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(1), 77-90.